Terkoneksi, 40 Desa di Kabupaten Tanah Bumbu Menjadi Desa Digital

Garis News-Batulicin

Kementerian Desa telah menetapkan 40 Desa Digital di Kabupaten Tanah Bumbu Kalimantan Selatan.

Dalam era serba digital ini, transformasi teknologi telah melanda berbagai aspek kehidupan, termasuk desa-desa yang dahulu terisolasi dari gelombang digital.

Tidak dapat dipungkiri lagi, hampir setiap hari kita berhadapan dengan yang namanya “digital”. Salah satu bentuk nyatanya adalah penggunaan smartphone dan internet yang pastinya sudah tidak terlepas di berbagai aktivitas kehidupan kita sehari-hari.

Pengertian Digital: Menuju Era Baru Digital bukan lagi kata asing dalam kamus kehidupan sehari-hari. Digital merujuk pada penggunaan teknologi komputer dan informasi dalam menyimpan, mengolah, dan menyebarkan data.

Di era ini, digital bukan hanya sekadar gaya hidup, tetapi juga solusi untuk mengatasi tantangan yang dihadapi di berbagai lini kehidupan khususnya di desa.

Apa Itu Desa Digital? Desa digital bukan sekadar desa yang memiliki akses internet, tetapi juga desa yang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup penduduknya.

Desa digital mengintegrasikan teknologi dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari, menciptakan ekosistem yang inovatif dan inklusif.

Keuntungan Desa Digital Mempermudah Akses Informasi dan Meningkatkan Wawasan Masyarakat Mempercepat Pembangunan Ekonomi dan Kesejahteraan Masyarakat Meningkatkan Kualitas dan Mempercepat Pelayanan Publik Meningkatkan Efisiensi di Sektor Pertanian Pintar (Smart Farming), Desa Wisata, dan sebagainya.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tanah Bumbu, Samsir, Sabtu (16/6/2024) bersyukur 40 Desa di Tanah Bumbu terpilih menjadi desa Digital.

“ Fungsi des ini bisa memberikan informasi kepada publik terkait digitalisasi pelayanan publik, digitalisasi kewira usahaan desa serta integrasi semua kementrian terkait program di desa,” katanya.

Inovasi Tanpa Batas Desa digital memiliki misi besar, yakni menciptakan masyarakat yang terkoneksi, berdaya saing, dan berinovasi. Misi ini mencakup peningkatan keterampilan digital masyarakat, penguatan ekonomi lokal, dan menciptakan lingkungan yang berkelanjutan.

Berikut 40 Desa Yang ditetapkan Sebagai Desa Cerdas Desa Digital. Ini berdasarkan Surat Dari Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI No 66 Tahun 2023 yakni Tentang Penetapan 1650 Desa Lokasi Desa Cerdase Fase III Tahun 2023.

Desa tersebut :
Di Kecamatan Angsaya yakni Desa Angsana, Sumberbaru, Banjarsari, Karang Indah, Mekar Jaya, dan Puwodadi.

Dikecamatan Batulicin
Maju Makmur, Polewali Maranae, Sukamajau

Kecamatan Karang Bintang
Desa Karang Bintang, Manunggal dan Pandan Sari

Kecamatan KuranjKarang Intan dan Waringin Tunggal

Kecamatan Kusan Hilir
Desa Narugelang, Betung, Kampung Baru, Muara Pagatan Tengah, Pagaruyung, Rantau Panjang Hilir, Rantau Panjang Hulu, Sungai Lembu dan Wirittasi

Kecamatan Kusan Hulu
Desa Karang Mulya dan Anjir Baru

Kecamatan Kusan Tengah
Desa Api-api, Manurung, Pakka Tellu, Saring Sungai Binjai dan Sepunggur

Kecamatan Mantewe
Desa Maju Mulyo, Mantewe dan Sarimulya

Kecamatan Satui
Desa Tegal Sari, Makmur Mulya, Sekapuk, Sinar Bulan dan Sungai Danau

Kecamatan Simpang Empat
Desa Bersujud, Sarigadung dan Sejahtera.

Desa Terapkan Simpel Desa

Satu di antaranya adalah desa Sungai Lembu Kecamatan Kusan Hilir. Desa ini kini telah menerapkan program desa berbasis digital yang semua pengurusan berkas di kantor desa dilaksanakan dengan sistem digital. Masyarakat tak lagi harus berjam-jam atau berhari-hari atau bolak balik ke kantor desa.

hal ini disebabkan adanya Aplikasi Digital yang disematkan di smart phone warganya. Aplikasinya bernama Simpel Desa, bisa didowload di App Store android.

Disana warga cukup mendaftar dan mengisi keperluannya, sudah ada petugas yang siap langsung menanggapinya dan membuatkan surat yang diminta.

Sebab, pemberitahuan otomatis muncul pada petugas pelayanan. Selain itu, untuk menopang Efektifitas penggunaan Aplikasi dan Kebutuhan Informasi berbasis Internet, di Desa Sungai Lembu juga sudah berinovasi menciptakan 8 titik Free Wifi di area strategis desa untuk warga masyarakat di semua lingkungan RT.

Hal ini disampaikan Kepala Desa Sungai Lembu, H Rusniansyah. Ia mengatakan saat ini pihaknya terus berinovasi untuk pelayanan dan memberikan kemudahan kepada warganya. Dengan terpilihnya menjadi Desa Digital melalui program Smart Village (Desa Cerdas) maka saat ini sudah ada aplikasi Simpeldesa yang bisa digunakan masyarakat.

“ Pengajuan pembuatan segala surat bisa dari rumah. Prosesnya lebih cepat dan bila selesai langsung diiformasikan melalui aplikasi itu. Sangat mudah,” kata H Rusniansyah.

Proses pembuatan surat hanya berkisar 5 sampai 7 menit, maka sudah bisa diambil di Kantor Desa Sungai Lembu. Banyak fitur yang tersedia di aplikasi tersebut di antaranya surat menyurat, berita desa, lapor, info desa, aspirasi BPD hingga fitur lainnya bahkan ada fitur pembayaran lain-lain.

“ Ini komitmen kami untuk terus berinovasi dan memberikan kemudahan kepada masyarakat Desa Sungai Lembu,” katanya.

Duta Digital Bentuk RKDD

Duta Digital Kementrian Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, Abdal Khabir, mengatakan Desa Sungai Lembu terpilih jadi lokus desa cerdas.

Desa cerdas ini merupakan program kementrian untuk peningktan literasi digitam desa. Kemarin sudah ada pembentukan RKDD (Ruang Komunitas Digital Desa) yang mana akan menitikberatkan pada 1 pilar Desa Cerdas dari 6 pilar desa cerdas yaitu Tata kelola cerdas dengan memanfaatkan teknologi.

Melalui RKDD ini, desa sungai lembu mampu menambah dan mengembangkan literasi digital yang ada di masyarakat.

Para kader digital desa juga dikirim ke Jakarta untuk mengikuti Kegiatan Bimtek Program Desa Cerdas di Kementrian Desa Daerah Tertinggal dan Transmigrasi.

“Diharapkan bekal ilmu yg didapat oleh mereka akan memperkaya SDM di desa yang dapat menumbuh kembangkan RKDD yang akan menopang program Desa Cerdas,” katanya. (agm)

  • Related Posts

    Diskumdagri Tanah Bumbu Libatkan UMKM Dalam FKP Untuk Dorong Pelayanan Prima

    Garisnews.info Forum Konsultasi Publik (FKP) yang digelar Dinas Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagri) Tanah Bumbu di Aula Kantor Diskumdagri, Batulicin, Rabu (13/5), menjadi momentum penting dalam upaya meningkatkan…

    Pembukaan MTQN ke-5 Kecamatan Kusan Tengah Tahun 2026

    Garisnews.info Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Asisten Pemerintahan dan Kesra M. Putu Wisnu Wardana, resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) Ke-5 Tingkat Kecamatan Kusan Tengah di Desa…

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    You Missed

    Pemkab Kotabaru dan Bank Kalsel Serahkan Hadiah Umroh Kepada Pemenang

    • By admin
    • Mei 18, 2026
    • 21 views
    Pemkab Kotabaru dan Bank Kalsel Serahkan Hadiah Umroh Kepada Pemenang

    Pemkab Kotabaru Pasang Target Ambisius Tembus Lima Besar Kalsel

    • By admin
    • Mei 15, 2026
    • 17 views
    Pemkab Kotabaru Pasang Target Ambisius Tembus Lima Besar Kalsel

    Festival Olahraga Tradisional dan Street Soccer Rangkaian HUT Kotabaru ke-76

    • By admin
    • Mei 14, 2026
    • 14 views
    Festival Olahraga Tradisional dan Street Soccer Rangkaian HUT Kotabaru ke-76

    Diskumdagri Tanah Bumbu Libatkan UMKM Dalam FKP Untuk Dorong Pelayanan Prima

    • By admin
    • Mei 13, 2026
    • 10 views
    Diskumdagri Tanah Bumbu Libatkan UMKM Dalam FKP Untuk Dorong Pelayanan Prima

    Pembukaan MTQN ke-5 Kecamatan Kusan Tengah Tahun 2026

    • By admin
    • Mei 12, 2026
    • 10 views
    Pembukaan MTQN ke-5 Kecamatan Kusan Tengah Tahun 2026

    Pemkab Tanbu Bangun Karakter Generasi Muda Lewat POPDA Kalsel 2026

    • By admin
    • Mei 12, 2026
    • 10 views
    Pemkab Tanbu Bangun Karakter Generasi Muda Lewat POPDA Kalsel 2026